Antara Obat Herbal VS Obat Modern

No Comments on Antara Obat Herbal VS Obat Modern

Obat Herbal VS Obat Modern

Obat herbal atau yang dikenal sebagai obat tradisional merupakan obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang tidak dicampurkan bahan kimia sama sekali, dan diklaim tidak mempunyai efek samping sama sekali. Obat herbal sudah ada sejak dahulu kala, mungkin sejak manusia pertama kali menginjakkan bumi obat herbal sudah digunakan dalam pengobatan sehari-hari.

Obat modern atau yang dikenal sebagai obat kimia adalah obat yang digunakan dalam sistem kedokteran Barat, dapat berbentuk tablet, kaplet, sirup, puyer, salep, suppositoria, biasanya sudah dalam bentuk jadi buatan pabrik farmasi.

Bila dilihat sekilas bahan yang digunakan dalam kedua obat tersebut jelas berbeda sekalai. Obat herbal lebih menonjolkan ramuan-ramuan herbal yang terbentuk dari alam. Bisa dari tumbuhan, buah-buahan, maupun dari madu yang dihasilkan oleh alam. Namun jika pada obat kimia tentu bahan yang digunakan dari bahan kimia, bahan kimia sendiri adalah bahan yang terbuat dari rekayasa kimia. Tentu obat kimia sedikit banyak mempunyai efek samping.

Kemudian manakah obat yang paling ampuh dalam menangani suatu penyakit? Untuk menjawab penyakit tersebut tentu tergantung pada penyakit yang diderita oleh pasien. Obat kimia sangat ampuh dalam mengatasi penyakit instan, seperti luka parah, dan lain sebagainya. Obat herbal juga tak kalah dari obat kimia, jika obat kimia dalam mengatasi kanker saja butuh kemoteraphi untuk obat herbal tidak perlu itu, cukup mengkonsumsi obat herbal rutin setiap hari kankerpun bisa terobati.

Untuk perbedaan antara obat herbal dan obat kimia berikut rincianya:

Obat Kimiawi :

  • Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja.
  • Bersifat sympthomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja.Beberapa jenis penyakit memang belum ada obatnya, obat yang ada hanya bersifat simptomatik dan harus diminum seumur hidup. Beberapa penyakit belum diketahui penyebabnya. Banyak pasien secara rutin pergi ke dokter tanpa perbaikan yang signifikan bahkan semakin buruk keadaannya.
  • Bersifat paliatif artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak endapan obat akan menjadi racun yang berbahaya.
  • Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.
  • Reaksi cepat, namun bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.
  • Efek samping yang bisa ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah. Terdapat efek samping dari obat kimia yang bisa berupa efek samping langsung maupun tidak langsung atau terakumulasi. Hal ini terjadi karena bahan kimia bersifat anorganik dan murni sementara tubuh bersifat organik dan kompleks. Maka bahan kimia bukan bahan yang benar benar cocok untuk tubuh. Penggunaan bahan kimia pada tubuh dianggap sebagai sesuatu yang tidak terhindarkan dan digunakan secara terbatas yang dapat diterima dan ditoleransi oleh tubuh.
  • Reaksi terhadap tubuh cepat.

Obat Tradisional

  • Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak.
  • Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.
  • Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.
  • Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.
  • Reaksi lambat tetepi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.
  • Efek samping hampir tidak ada, asalkan diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman.

Hal ini terjadi karena obat tradisional tersusun oleh bahan-bahan organik yang kompleks. Dengan kata lain obat tradisional dapat dianggap sebagai makanan yang berarti bahan yang dikonsumsi guna memperbaiki organ atau sistem yang rusak. Kelebihan obat herbal yang digunakan tentu menyebabkan efek samping seperti halnya kelebihan makanan. Sebagai hasilnya, sebagai kuncinya, dosis yang dianjurkan untuk penggunaan herbal adalah dosis tradisional dan sedikit dikurangkan.

Bisa disimpulkan bahwa obat herbal lebih efektif untuk pengobatan jangka panjang karena tidak memiliki efek samping sama sekali, sedangkan pengobatan kimia lebih efektif untuk jangka pendek.
Itu dia ulasan mengenai Obat Herbal VS Obat Kimia, Obat herbal Ace Maxs bisa anda dapatkan Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *